
Medan, 27 Agustus 2026 – Institut Sains dan Teknologi TD. Pardede (ISTP) menyelenggarakan Pelatihan Survey Tambang Bawah Tanah bagi mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan dan Teknik Geologi pada tanggal 27 Agustus 2026 di Kampus Institut Sains dan Teknologi TD. Pardede, Medan.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dan instruktur ahli dari Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) Sawahlunto, yang merupakan pusat pelatihan tambang bawah tanah di bawah naungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa Teknik Pertambangan dan Teknik Geologi mengenai metode survei dan pemetaan tambang bawah tanah, pengoperasian alat ukur tambang seperti total station dan kompas geologi, serta teknik pembuatan peta kemajuan tambang yang akurat dan sesuai dengan standar industri.
Selain materi teori, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan praktik dan studi kasus langsung mengenai tantangan survei di lingkungan tambang bawah tanah, termasuk penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta pemahaman terhadap kestabilan struktur tambang.
Bagi mahasiswa Teknik Pertambangan, pelatihan ini menjadi kesempatan untuk memperdalam keterampilan survei dan pemetaan sebagai bagian penting dalam kegiatan operasional pertambangan. Sementara itu, bagi mahasiswa Teknik Geologi, kegiatan ini memberikan wawasan tambahan mengenai penerapan metode survei, pemetaan kondisi geologi bawah permukaan, serta pemahaman lingkungan tambang yang mendukung kegiatan eksplorasi dan evaluasi geologi.
Wakil Rektor Bidang Akademik ISTP dalam pembukaan acara menyampaikan, “Pelatihan ini adalah wujud komitmen ISTP dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri. Kami mendatangkan langsung ahlinya dari Sawahlunto ke kampus ISTP agar mahasiswa mendapatkan ilmu terbaik tanpa harus jauh ke lokasi tambang.”
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan berlangsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Teknik Pertambangan dan Teknik Geologi diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis, ketelitian dalam pengukuran dan pemetaan, serta pemahaman terhadap penerapan K3 di lingkungan pertambangan. Pelatihan ini juga diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang menjadi nilai tambah dalam menghadapi dunia kerja dan kebutuhan industri pertambangan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada peserta dan sesi foto bersama. Melalui pelatihan ini, ISTP terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi, kompetensi mahasiswa, dan kebutuhan dunia industri.