SIAKAD

Sistem Informasi Akademik

E-Journal

Jurnal Ilmiah

Sumpah Pemuda dan Relevansinya di Era Digital: Memaknai Tema 2026

  • Home ›
  • Berita ›
  • Sumpah Pemuda dan Relevansinya di Era Digital: Memaknai Tema 2026

Sumpah Pemuda dan Relevansinya di Era Digital: Memaknai Tema 2026

Setiap 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Ikrar bersejarah yang lahir dari Kongres Pemuda II di Jalan Kramat Raya 106 Jakarta pada 27-28 Oktober 1928 itu menjadi tonggak persatuan: Bertumpah darah yang satu, berbangsa yang satu, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.98 tahun kemudian, semangat itu tidak pudar. Tahun ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga menetapkan tema resmi: “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” dengan logo filosofi “Besi yang Menjadi Cahaya” bangsa yang ditempa tantangan menjadi lebih kuat.Apa makna tema tahun ini untuk mahasiswa ISTP?

1. Patriotik: Cinta Tanah Air dalam Karya
Patriotik bukan hanya upacara. Bagi mahasiswa Institut Sains dan Teknologi T.D. Pardede, patriotik berarti menciptakan teknologi yang solusi untuk Indonesia dari teknologi tepat guna untuk UMKM Medan hingga riset energi terbarukan untuk daerah.

2. Gigih: Ketekunan di Tengah Tantangan
Logo dengan panah melingkar melambangkan gerak maju yang tak berhenti. Semangat gigih mengajak pemuda ISTP untuk tidak mudah menyerah dalam riset, skripsi, dan inovasi. Seperti besi yang ditempa, karakter pemuda dibentuk oleh kerja keras.

3. Berempati: Teknologi untuk Sesama
Empati adalah kepedulian sosial. Teknologi harus berempati membantu masyarakat, bukan menjauhkan. Gotong royong yang ditekankan dalam logo Sumpah Pemuda 2026 mengingatkan bahwa kekuatan bangsa lahir dari kolaborasi, bukan kompetisi individu.

Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.
Mari menjadi pemuda yang patriotik dalam karya, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam pengabdian.ISTP Bersatu, Berkolaborasi, Membangun Masa Depan Indonesia.

About the Author

You may also like these